Hai...

Assalamu'allaikum Wr Wb

Hai teman-teman, apa khabar? Semoga sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT, amiin.

Selamat datang di blog komunitas penulis cilik di Surabaya, FLP Kids Surabaya.

Tertarik untuk bergabung? Kirim email saja ke: flpkids.surabaya@gmail.com

Salam,

FLP Kids Surabaya

Cari Blog Ini

Selasa, 01 Juni 2010

Kebersihan

Oleh Azafia Salsabila P. (9 th)

Pada waktu aku berjalan-jalan di Unesa aku melihat taman yang sangat kotor. Tamannya tidak ada yang ngerawat. Dan taman bermainnya banyak yang rusak dan tidak bersih.

Tamannya sangat kotor banyak pohon yang sudah kering dan kotor. Orangnya sangat malas untuk membersihkan. Pohonnya banyak yang ditebang sama orang. Jadi tamannya kotor dan jelek. Tapi kalau tamannya bagus banyak kupu-kupu beterbangan jika kalau tamannya bersih.

Aku suka taman yang bersih karma kebersihan sebagian dari iman. Fungsinya kalau taman bersih, udara akan sejuk daripada udara kotor. Udara akan menjadi tidak sejuk tapi kalau udaranya sejuk kita tidak menjadi panas.

Kebersihan Unesa

Oleh Sarah Nabilah Azahra (7 th)

Di Unesa banyak pohon. Aku berteduh di Unesa. Daun juga berfungsi untuk bernafas. Di sini juga bersih. Aku juga suka banyak daun daun-daun dan pohon-pohon yang rindang dan subur. Aku juga mendengar suara burung berkicau dan pohon-pohon tumbuh subur dan berfungsi untuk oksigen dan untuk kebersihan. Pohon-pohon tumbuh besar dan aku melihat burung berkeliaran dan pohon-pohon tinggi besar dan pohon besar yang rindang dan hijau dan daun yang hijau dan rindang yang tumbuh besar.

Rumah yang Bersih

Oleh Nisa (9 th)

Rumah yang bersih adalah rumah yang di setiap ruangan tidak berantakan dan tidak kotor. Kalau rumah yang bersih keluarga atau orang yang menempati akan nyaman. Pasti kalau rumah yang bersih keluarga atau orang yang menempati akan bisa tidur. Kalau lingkungan kotor keluarga atau orang yang menempati akan tidak nyaman dan tidak bisa tidur. Soalnya banyak kotoran atau banyak dedaunan. Perasaannya tidak enak kan kalau lalat menghinggap di makanan akan bikin penyakit. Setiap orang paling suka tempat yang banyak pohon atau rumah yang bersih.

Tasku Dari Bali

Oleh Rafika Izzatur Rahman (9 th)

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Aku punya tas. Tas itu dari Bali. Tas itu aku bawa kalau aku pergi. Tas itu tidak aku beli sendiri. Tas itu dari tanteku. Aku menyimpan barang yang perlu aku bawa bila pergi. Aku pakai tas dari Bali itu ke FLP. Aku juga pernah membawa tas itu ke sekolah. Tanggal 26 Februari kemaren aku pergi ke Bali. Aku membawa tas dari Bali itu untuk jalan-jalan, dompet, kacamata renang, buku untuk menggambar dan menulis. Tapi di Bali, aku lihat banyak motif yang mirip tasku seperti baju, tas untuk Ibu-Ibu dan lain-lain.
Adikku Sarah juga punya tas dari Bali tapi agak berbeda. Yang berbeda adalah warnanya. Pertama aku disuruh memilih mau tas yang warna apa? Aku pertama pilih warna merah. Tapi kayaknya nggak cocok deh sama aku. Akhirnya aku memilih warna yang lain. Warna tasku adalah biru muda. Sedangkan tas adikku berwarna merah karena aku lebih suka warna biru mudanya daripada warna merah. Itulah kisahku tentang tas dari Bali. Terima kasih dan sekian.

Benda Kesayangan Tahsyah

Oleh Tahsyah Nabillah P. A. D. (9 th)

  1. Handuk kesayanganku dari Mamaku. Handuk ini warnanya ungu dan gambarnya daun. Setiap aku mandi, aku selalu memakai handuk ini. Handuk ini paling aku saying.
  2. Binder kesayanganku dari Mamaku. Binder ini warnanya hijau dan gambarnya orang. Setiap aku nulis atau gambar, aku mesti di situ. Aku sangat suka sama binder Hobakci itu.
  3. Boneka beruang kesayanganku dari Malang. Boneka beruang ini warnanya pink. Boneka beruang ini membawa sebuah boneka I love you. Agak sering sih aku main sama boneka beruang ini.

Erna si Pembohong

By Rafika Izzatur Rahman (9 th)

Di sebuah desa hiduplah sebuah keluarga Bu Erni. Bu Erni mempunyai 4 anak, yang bernama Eric, Edi, Erna dan Eryn. Semua anak tidak pembohong, kecuali Erna. Erna mempunyai banyak tabungan hasil berbohong. Waktu di taman dia bertemu dengan adik temannya. Temannya banyak, tapi yang punya adik itu bernama Prisa. Adiknya bernama Risa.

Risa sedang mengambil buah-buahan, bunga dan setelah itu ke warung untuk membeli obat untuk kakaknya, Prisa yang sedang sakit. Waktu itu Risa bertemu dengan Erna. Lalu waktu ingin berjalan ke warung uangnya keluar dan terlihat Erna. Erna langsung memanggil Risa dan meminta uang itu. Akhirnya Erna mengeluarkan jurus berbohongnya. Dia bilang kala dia –Risa- memejamkan mata, uangnya akan berlipat-lipat. Lalu Risa pun memejamkan mata. Diambillah uang Risa. Dan Erna bilang

“Sudah. Bukalah matamu.” Lalu dibukalah mata Risa tak tersangka di tangan tidak ada. Akhirnya erna pun bilang.

“Uangmu disini. Ayo ambil kalau bisa.” Kata Erna.

“Kembalikan uangku. Kakakku Prisa sakit.” Kata Risa sambil menangis.

“Kasihan deh da… da…” Jawab Erna.

Lalu sesampai rumah Erna. Erna melihat temannya Dika. Dika membawa uang sebanyak 45.000 rupiah terus Erna berhenti dan menyapa.

“Hai Dik! Apakabar?” Kata Erna dengan sok baik.

“Baik.” Jawab Dika.

“Kamu mau kemana?” Tanya Erna.

“Aku mau ke mall bentar lagi.” Jawab Dika.

“Ngutang dong.” Pinta Erna.

“Ok! Tapi dua hari kemudian bayar ya.” Kata Dika.

“Ya. Pasti ku kembalikan.”

“Ya udah kalo gitu aku pulang dulu ya.”

“Ya. Da… da…”.

Oh iya, Erna utangnya sangat banyak lho. Satu minggu dia bisa ngutang lima kali lho. Dua hari kemudian semua orang menagih utangnya. Dia bilang, dia tidak punya uang. Akhirnya semua orang yang menagih utang mengambil sebagian hartanya.

Ayahku Pahlawanku

Oleh Rafika Izzatur Rahman (9 th)

Di sebuah kota hiduplah keluarga Pak Sumarto. Pak Sumarto adalah manager disebuah perusahaan. Pak Sumarto adalah mempunyai 3 anak yang bernama Hafiz, Hafizah dan Zakiyah. Anak paling dia sayangi adalah Hafizah. Karena dia hafal Al-Qur’an pada umur 9 tahun dan berkat Ayahnya.

Hafizah sangaaat sayang sama ayahnya. Hafiz juga begitu tapi dia 11 tahun baru hafal al-qur’an. Dan hafizah kalau beli yang bermanfaat tidak seperti Zakiyah. Lalu suatu hari ayah Hafizah akan pergi ke Jakarta tapi disana ada jalan-jalan. Hafizah senang, dia diajak. Yang diajak hanya Hafizah dan Ibunya karena Hafiz dan Zakiyah masih ulangan, sedangkan Hafizah sudah selesai. Dan nilai Hafizah bagus-bagus ada yang 100. oh ya yang paling jelek 90. hebat. Ayahnya sangat senang. Terus waktu Hafizah mau tidur dan semua Hafiz, Zakiyah dan Ibu diajak ke mall untuk beli sayur, buah, minuman, snack, sabun, shampoo, buku, alat tulis, tas (untuk Hafizah pergi), baju, celana, rok panjang, jaket dan sandal. Wah banyak sekali ya? Terus dia diajak makan pizza hmmm enak. Lalu dia pulang ke hotel karena rumahnya sedang direnovasi dan besok waktu ke Jakarta. Jadi di hotel hanya 2 minggu dan dekat dengan mall. Akhirnya uangnya menipis tapi bukan karena semua itu tapi karena jualan dihentikan selama 1 bulan.

Lalu Ayah pun berdoa. Bekerja keras dan akhirnya keluarga itu kembali kokoh dan bahagia. Rumahnya juga sudah selesai dan ada banyak fasilitas. Terus habis kerumah ayah, Ibu dan Hafizah langsung berangkat ke bandara dan pergi ke Jakarta. 5 hari kemudian Ibu, ayah dan Hafizah pun pulang. Waktu ayah kerja, semua memberi surprise. Hadiah banyak dan poster bergambar Ayahku pahlawanku.